AlMujadalah ayat 10 8 Dasar hukum kitab taurat 9 injil 10 Hadis+riwayat+muslim:1635 11 Surat+Al-Mu'minum+Ayat+12 12 Surah Al maidah ayat 3 13 Hukum+tajwid+surah+Yusup Hasil pencarian tentang Hukum+tajwid+nya+surat+al+hujurat. tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 23. Pendahuluan: Madaniyyah, 73 ayat ~ Surat al-Ahzâb diawali dengan perintah
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُونُوا۟ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَآءٌ مِّن نِّسَآءٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا۟ بِٱلْأَلْقَٰبِ ۖ بِئْسَ ٱلِٱسْمُ ٱلْفُسُوقُ بَعْدَ ٱلْإِيمَٰنِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ Arab-Latin Yā ayyuhallażīna āmanụ lā yaskhar qaumum ming qaumin 'asā ay yakụnụ khairam min-hum wa lā nisā`um min nisā`in 'asā ay yakunna khairam min-hunn, wa lā talmizū anfusakum wa lā tanābazụ bil-alqāb, bi`sa lismul-fusụqu ba'dal-īmān, wa mal lam yatub fa ulā`ika humuẓ-ẓālimụnArtinya Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah panggilan yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. Al-Hujurat 10 ✵ Al-Hujurat 12 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangTafsir Mendalam Mengenai Surat Al-Hujurat Ayat 11 Paragraf di atas merupakan Surat Al-Hujurat Ayat 11 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada aneka ragam tafsir mendalam dari ayat ini. Tersedia aneka ragam penjabaran dari berbagai mufassir mengenai makna surat Al-Hujurat ayat 11, antara lain seperti tertera📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi ArabiaWahai orang-orang yang membenarkan Allah dan RasulNya serta melaksanakan syariatNya, janganlah orang-orang Mukmin mengejek orang-orang Mukmin lainnya, karena boleh jadi orang-orang yang diejek adalah lebih baik daripada yang mengejek. Dan janganlah wanita-wanita yang beriman mengejek janganlah wanita-wanita yang beriman lainnya, karena boleh jadi orang-orang yang diejek adalah lebih baik daripada yang mengejek. Janganlah pula sebagian dari kalian mencela sebagian lainnya, jangan pula sebagian dari kalian memanggil memanggil sebagian yang lain dengan panggilan gelar yang dia benci. Seburuk-buruk nama dan sifat adalah kefasikan, yaitu penghinaan, perendahan dan pemanggilan dengan gelar buruk, sesudah kalian masuk Islam dan memahaminya. Barangsiapa tidak bertaubat dari penghinaan, perendahan dan pemanggilan dengan julukan buruk, maka mereka adalah orang-orang yang menzhalimi diri mereka sendiri dengan melanggar larangan-larangan ini.📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram11. Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan menjalankan apa yang disyariatkan! Janganlah suatu kaum dari kalian menghina kaum yang lain karena bisa jadi kaum yang dihina itu lebih baik di sisi Allah, dan yang diperhitungkan adalah yang ada pada sisi Allah. Dan janganlah sekelompok wanita menghina sekelompok yang lain, karena bisa jadi kelompok yang dihina itu lebih baik di sisi Allah, dan janganlah kalian mencela saudara-saudara kalian sendiri, karena kedudukan mereka seperti kalian sendiri, serta janganlah sebagian dari kalian memanggil sebagian yang lain dengan julukan yang tidak disukainya, sebagaimana yang dilakukan oleh kaum Anṣār sebelum kedatangan Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Barangsiapa di antara kalian melakukannya, maka ia adalah orang fasik. Seburuk-buruk sifat adalah sifat kefasikan setelah keimanan. Barangsiapa tidak bertobat dari maksiat ini maka mereka adalah orang-orang yang menganiaya diri mereka sendiri dengan menceburkan diri mereka ke dalam sumber-sumber kehancuran disebabkan kemaksiatan yang mereka lakukan.📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah11. Karena penghinaan merupakan salah satu sebab yang menimbulkan pertikaian, maka Allah melarang orang-orang beriman menghina orang lain, karena bisa jadi orang yang dihina lebih baik daripada orang yang menghina. Dan janganlah seorang wanita menghina wanita lain, karena bisa jadi wanita yang dihina lebih baik daripada wanita yang menghina. Janganlah kalian saling mencela kekuarangan orang lain dan jangan saling menghina dengan memberi sebutan dan panggilan yang tidak disukai. Seburuk-buruk sebutan dan panggilan adalah yang mengandung kefasikan, yaitu sebutan dan panggilan yang dilarang agama, padahal mereka telah menjadi orang-orang yang beriman. Dan barangsiapa yang tidak bertaubat dari memberi sebutan dan panggilan buruk ini maka mereka adalah orang-orang yang jauh dari kebenaran, yang menzalimi diri mereka sendiri dengan melakukan hal-hal yang dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah11. يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُونُوا۟ خَيْرًا مِّنْهُمْ Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka Yakni bisa jadi orang yang diremehkan lebih baik di sisi Allah daripada orang yang meremehkan. وَلَا نِسَآءٌ مِّن نِّسَآءٍ Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya Yakni dan jangan para wanita meremehkan wanita lainnya. عَسَىٰٓ أَن يَكُنَّ boleh jadi yang direndahkan itu Yakni wanita yang diremehkan itu. خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ lebih baik dari mereka Yakni lebih baik daripada wanita yang meremehkan. وَلَا تَلْمِزُوٓا۟ أَنفُسَكُمْDan janganlah suka mencela dirimu sendiri Yakni janganlah kalian saling mencela dan meremehkan. وَلَا تَنَابَزُوا۟ بِالْأَلْقٰبِ ۖ dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan Yakni janganlah kalian saling memberi julukan yang buruk yang membuat marah orang yang dijuluki tersebut. Allah melarang hal ini karena dapat menjadi sebab permusuhan; semisal memanggil seorang muslim dengan panggilan “hai fasik” atau “hai munafik”, atau memanggil orang yang baru masuk Islam “hai Yahudi” atau “hai Nasrani”, atau dengan panggilan “hai anjing”, “hai keledai”, atau “hai babi”. Terkecuali panggilan yang telah dikenal luas dan tidak membuat marah orang yang dipanggil, maka boleh menggunakan panggilan tersebut, seperti al-A’masy orang yang sakit mata atau al-A’raj orang pincang, ini adalah panggilan dua orang perawi hadits. بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمٰنِ ۚ Seburuk-buruk panggilan adalah panggilan yang buruk sesudah iman Yakni panggilan yang paling buruk adalah seseorang yang dipanggil kafir atau pezina setelah ia beriman atau bertaubat.📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah11. Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kelompok laki-laki kalian merendahkan yang lainnya. Bisa jadi, orang-orang yang direndahkan itu lebih baik di sisi Allah daripada orang-orang yang merendahkan. Suatu kelompok perempuan juga jangan merendahkan kelompok lainnya. Bisa jadi yang direndahkan itu lebih baik dari yang merendahkan. Janganlah kalian saling menghujat satu sama lain dengan perkataan ataupun isyarat. Janganlah juga kalian memberi julukan dengan julukan-julukan yang buruk dan tidak disukai. Seburuk-buruk penamaan seseorang adalah panggilan fasik dan kafir, sedangkan dia beriman. Barangsiapa tidak bertaubat dari apa yang dilarang oleh Allah, maka mereka adalah orang-orang yang menzalimi diri mereka sendiri dengan menyiapkannya untuk diazab. Ayat imi diturunkan untuk utusan Bani Tamim yang diingatkan dengan surah yang membahas tentang perkara mereka. Mereka mengolok-olok sahabat-sahabat yang fakir, saat melihat kondisi pakaian mereka. Ayat ini juga diturunkan bagi orang-orang beriman yang ada di antara mereka.📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam MadinahWahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok} mengejek {kaum yang lain, boleh jadi mereka yang diolok-olok itu lebih baik daripada mereka yang mengolok-olok dan jangan pula perempuan-perempuan mengolok-olok terhadap perempuan lain, boleh jadi perempuan yang diolok-olok itu lebih baik daripada mereka. Janganlah saling mencela diri kalian} janganlah saling mencela satu sama lain {dan saling memanggil dengan julukan yang buruk} dan janganlah saling mengejek satu sama lain dengan julukan yang dibenci {Seburuk-buruk panggilan} penyebutan {adalah fasik setelah beriman. Siapa saja yang tidak bertaubat, mereka itulah orang-orang zalimMau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H11. Ini juga merupakan hak-hak di antara sesame kaum Mukminin, yaitu agar “janganlah suatu kaum mengolol-olokkan kaum yang lain,” dengan perkataan, ucapan, maupun perbuatan yang menunjukkan sikap menghina sesame saudara Muslim, karena hal itu haram dan tidak diperbolehkan. Menghina menunjukkan rasa kagum pihak yang menghina terhadap dirinya sendiri yang bisa saja pihak yang dihina lebih baik dari yang menghina dan itulah yang lazim terjadi, sebab penghinaan itu hanya dilakukan oleh orang yang hatinya dipenuhi akhlak-akhlak tidak baik dan tercela, jauh dari akhlak-akhlak yang baik. Oleh karena itu Nabi bersabda "cukuplah seorang berbuat bburuk saat dia mencela saudaranya sesame muslim" HR. Muslim No. 2564 Allah berfirman, “Dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri,” artinya, janganlah kalian saling mencela. allamzu’ adalah mencela dengan perkataan, sedangkan alhamzu’ adalah mencela dengan perbuatan. Keduanya terlarang dan haram serta diancam akan dimasukkan ke dalam neraka bagi yang melakukannya. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah, "Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela," Al humazah1. Seorang muslim disebut sebagai diri bagi saudaranya karena orang-orang yang beriman itu seharusnya seperti itu kondisiinya, laksana satu tubuh satu diri, jika ada seorang Mukmin yang menghina saudaranya, maka hal itu mengharuskan yang lain untuk menghinanya juga, sehingga dialah yang menyebabkannya. “Dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.” Artinya, janganlah salah satu dari kalian menghina saudaranya dan jangan memberinya julukan yang tidak disukai. Inilah yang disebutkan sebagai pemberian julukan yang terpuji tidak termasuk dalam ayat ini. “Seburuk-buruk panggilan ialah panggilan yang buruk sesudah iman.” Maksudnya, perbuatan yang paling buruk adalah merubah keimanan dan pengamalan syariat yang di antaranya mengharuskan kita untuk mengerjakan perintah dan menjauhi larangan dengan nama yang tidak baik serta berbuat durhaka yaitu disebut sebagai attanaabuzu’ saling memberikan julukan yang tidak baik. “Dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim.” Inilah yang wajib dilakukan oleh setiap hamba, yaitu bertaubat kepada Allah serta membebaskan diri dari tanggungan hak saudaranya dengan cara meminta dihalalkan serta memohon ampunan dan memuji yang bersangkutan sebagai kompensasi atas celaan yang dilakukan terhadapnya. “Dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim,” terdapat dua golongan manusia; zhalim terhadap dirinya tapi tidak bertaubat dan orang yang bertaubat yang mendapatkan keberuntungan. Tidak ada golongan yang lain.📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-SyawiSurat Al-Hujurat ayat 11 Wahai orang-orang yang membenarkan Allah dan rasul-Nya serta beramal dengan syariaNya, ketahuilah oleh kalian bahwasanya barangsiapa yang menetapi hak-hak orang-orang yang beriman sebagian atas sebagian yang lain bahwasanya agar tidak merendahkan laki-laki di antara kalian dan selain laki-laki, dan tidak juga merendahkan perempuan di antara kalian, dan tidak menampakan aib sebagian atas kalian atas sebagian yang lainnya, dengan segala macamnya yang berhubungan dengan aib; sama saja apakah dengan kehadiran orang yang memiliki aib ataupun tidak hadirnya dia, dan tidak juga memanggil salah satu dari kalian dengan lafadz yang dibenci olehnya seperti penghinaan dan perendahan. Maka barangsiapa yang tidak bertaubat dari keburukan ini, maka mereka adalah orang-orang yang dzolim yaitu menzolimi diri mereka sendiri dengan melakukan yang dilarang dimana para ulama mengharamkannya.📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, ini juga menerangkan hak-hak kaum mukmin satu sama lain, yaitu hendaknya sebagian mereka tidak mengolok-olok, baik dengan ucapan maupun perbuatan yang menunjukkan penghinaan terhadap seorang muslim, karena yang demikian haram, dan menunjukkan bahwa orang yang mengolok-olok merasa ujub bangga diri dengan dirinya, padahal bisa saja yang diolok-olok itu lebih baik daripada yang mengolok-olok sebagaimana seperti itu pada umumnya dan kenyataannya. Hal itu, karena mengolok-olok tidaklah terjadi kecuali dari hati yang penuh dengan akhlak yang buruk dan tercela. Oleh karena itulah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Cukuplah seseorang telah melakukan kejahatan kalau menghina saudaranya yang muslim.” Jangan mencela dirimu sendiri maksudnya ialah mencela antara sesama mukmin karana orang-orang mukmin seperti satu tubuh. Mencela itu bisa dengan ucapan dan bisa dengan perbuatan. Kedua-duanya adalah haram dan diancam dengan neraka sebagaimana firman Allah, “Wailul likulli humazatil lumazah.” Tirmidzi meriwayatkan dengan sanadnya yang sampai kepada Abu Jabirah bin Adh Dhahhak ia berkata, “Ada salah seorang di antara kami yang memiliki dua nama atau tiga, lalu dipanggil dengan sebagiannya maka sepertinya ia tidak suka, sehingga turunlah ayat ini, “Dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.” Tirmidzi berkata, “Hadits ini hasan shahih.” Yakni janganlah salah seorang di antara kamu mencela saudaranya dan menggelarinya dengan gelar yang buruk, dimana orang yang digelari itu tidak suka jika disebut dengannya. Adapun gelar yang tidak tercela, maka tidak termasuk dalam ayat ini. Panggilan yang buruk ialah gelar yang tidak disukai oleh orang yang digelari, seperti panggilan kepada orang yang sudah beriman, dengan panggilan, “Hai fasik, hai kafir” dan sebagainya. Inilah yang wajib dilakukan seorang hamba, yaitu bertobat kepada Allah Ta’ala dan keluar dari hak saudaranya, yaitu dengan meminta dihalalkan atau meminta dimaafkan, memujinya setelah mencelanya. Ayat ini menerangkan bahwa manusia ada dua golongan; yaitu orang yang berbuat zalim kepada dirinya dan orang yang bertobat, dan tidak ada yang dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Hujurat Ayat 11Setelah Allah menerangkan bahwa orang-orang mukmin adalah bersaudara, ayat ini menjelaskan tuntunan agar persaudaraan itu tetap terjaga. Wahai orang-orang yang beriman! janganlah suatu kaum, yakni kelompok pria, mengolok-olok kaum, yakni kelompok pria yang lain karena boleh jadi mereka yang diperolok-olokkan lebih baik dari mereka yang mengolok-olok, dan jangan pula perempuan-perempuan mengolok-olokkan perempuan lain karena boleh jadi perempuan yang diperolok-olokkan lebih baik dari perempuan yang mengolok-olok. Janganlah kamu saling mencela satu sama lain dengan ucapan, perbuatan atau isyarat, dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang dinilai buruk buruk oleh orang yang kamu panggil itu sehingga menyakiti hatinya. Seburuk-buruk panggilan adalah panggilan yang buruk fasik setelah iman. Yakni seburuh-buruk panggilan kepada orang-orang mukmin adalah bila mereka disebut orang-orang fasik sesudah mereka dahulu disebut sebagai golongan yang yang beriman. Dan barangsiapa tidak bertobat, setelah melakukan kefasikan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim kepada diri sendiri dan karena perbuatannya itu maka Allah menimpakan hukuman atasnya. 12. Selanjutnya Allah memberi peringatan kepada orang-orang ber-iman supaya mereka menjauhkan diri dari prasangka terhadap orang-orang yang beriman. Wahai orang-orang yang beriman! jauhilah banyak dari prasangka buruk kepada manusia yang tidak disertai bukti atau tanda-tanda, sesungguhnya sebagian prasangka, yakni prasangka yang tidak disertai bukti atau tanda-tanda itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain yang sengaja ditutup-tutupi untuk mencemoohnya dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing, yakni membicarakan aib, sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati' tentu kamu merasa jijik. Karena itu hindarilah pergunjingan karena itu sama de-ngan memakan daging saudara yang telah mati. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah maha penerima tobat kepada orang yang bertobat, maha penyayang kepada orang yang dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang Demikian kumpulan penafsiran dari kalangan mufassir berkaitan kandungan dan arti surat Al-Hujurat ayat 11 arab-latin dan artinya, semoga berfaidah bagi ummat. Sokong kemajuan kami dengan mencantumkan hyperlink menuju halaman ini atau menuju halaman depan Artikel Cukup Sering Dibaca Kaji ratusan halaman yang cukup sering dibaca, seperti surat/ayat Al-Kahfi, Shad 54, Al-Kautsar, Al-Waqi’ah, Yasin, Ayat Kursi. Termasuk Do’a Sholat Dhuha, Ar-Rahman, Al-Mulk, Al-Ikhlas, Asmaul Husna, Al-Baqarah. Al-KahfiShad 54Al-KautsarAl-Waqi’ahYasinAyat KursiDo’a Sholat DhuhaAr-RahmanAl-MulkAl-IkhlasAsmaul HusnaAl-Baqarah Pencarian at talaq ayat 3, ali imran 139, al baqarah 165, al ikhlas ayat 2, al waqiah 23 Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah

1ar rahman 2 ali imran 159 3 al maidah ayat 8 4 al hajj ayat 37 5 al hujurat ayat 13 6 hidayah 7 AL MAIDAH AYAT 2 8 Dzulkarnain 9 sabar 10 ismail 11 Belajar 12 muhammad 13 surat al anfal 27-28 14 al mujadalah ayat 11 15 Hadist+tentang+ibadah 16 Al Ahzab ayat 70 17 Demi siang 18 Surat Al-Kausar 19 al imran ayat 97 20 YUSUF 21 Ali imran 22 sihir

Hasil pencarian tentang Hukum+tajwid+nya+surat+al+hujurat Jika kalian tetap meragukan kebenaran al-Qur'ân yang Kami turunkan berangsur-angsur kepada hamba Kami...Yaitu berusahalah membuat surat yang serupa dengan surat-surat al-Qur'ân, baik dari segi sastra, hukum...Saksi-saksi penguat tadi tentunya yang selain Allah, sebab Dia selalu menolong hamba-Nya dan menyaksikan...Ini semua kalau keraguan kalian terhadap al-Qur'ân benar. Ini adalah satu surat yang Kami turunkan dan Kami wajibkan menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam...nya, dan Kami turunkan di dalamnya ayat ayat yang jelas, agar kamu selalu mengingatinya. [[1 ~ FATIHAH AL-KITAB PEMBUKA KITAB SUCI Pendahuluan Makkiyyah, 7 ayat ~ Surat al-Fâtihah ini termasuk...Disebut al-Fâtihah pembuka, karena letaknya yang berada urutan pertama surat-surat al-Qur'ân....Surat yang pertama diturunkan secara lengkap di antara surat-surat yang ada dalam al-Qur'ân ini merupakan...tentang ibadah, kisah orang-orang yang beruntung karena taat kepada Allah dan sengsara karena mengingkari-Nya...Oleh sebab itu, surat ini juga disebut dengan nama Umm al-Kitâb induk al-Qur'ân.]] Balqîs membacakan surat itu yang berbunyi "Dari Sulaymân....Bismillâh al-Rahmân al-Rahîm' Dengan Nama Allah Pemilik Kebesaran dan Karunia, yang selalu mencurahkan...kasih sayang-Nya kepada makhluk ciptaan-Nya. Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kalian, dalam surat ini dan surat lainnya, ayat-ayat yang jelas...dan menerangkan hukum-hukum. [[3 ~ ALI 'IMRAN KELUARGA 'IMRAN Pendahuluan Madaniyyah, 200 ayat ~ Melalui kisah-kisah, al-Qur'ân...berbicara tentang hukum-hukum alam dan pelajaran yang dapat dipetik....Pada surat ini disebutkan beberapa hal, antara lain a....Permulaan surat ini sama dengan permulaan surat terdahulu.]]...Alif, Lâm, Mîm, adalah huruf-huruf yang disebut untuk menjelaskan bahwa al-Qur'ân yang penuh kemukjizatan [[23 ~ AL-MU'MINUN ORANG-ORANG YANG BERIMAN Pendahuluan Makkiyyah, 118 ayat ~ Surat al-Mu'minûn ini...Masing-masing dinamakan Thâlib al-Hudâ pencari kebanaran dan Shâhib al-Dlalâl orang yang sesat....kemahakuasaan Allah Swt. dalam hukum penciptan manusia....Allah meminta mereka agar menjawab sesuai dengan fitrahnya yang menetapkan dan menegaskan keberadaan-Nya...Kemenangan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan ajaran-ajaran yang dibawa rasul-rasul- Nya [[46 ~ AL-AHQAF BUKIT-BUKIT PASIR Pendahuluan Makkiyyah, 35 ayat ~ Surat ini berbicara tentang turunnya...al-Qurân dari sisi Allah, kewajiban beriman kepada al-Qur'ân, Nabi Muhammad saw. dan kepada hari kiamat...terdahulu yang tidak mematuhi Allah dan rasul-Nya, berbakti kepada kedua orangtua dan menjaga hak-haknya...Pada bagian selanjutnya, surat ini memaparkan kisah sekelompok jin yang mendengar ketika al-Qur'ân dibaca...Surat ini diawali dengan menyebut dua fonem Arab, hâ dan mîm, seperti beberapa surat lain dalam al-Qur'ân [[2 ~ AL-BAQARAH SAPI Pendahuluan Madaniyyah, 286 ayat ~ Surat yang termasuk dalam kelompok Madaniyyah...yang diturunkan di Madinah setelah hijrah ini, adalah surat terpanjang di antara seluruh surat al-Qur'ân...Surat ini mulai memerinci hal-hal yang disebutkan secara singkat dan global pada surat sebelumnya al-Fâtihah...Beberapa prinsip kebajikan juga dijelaskan dalam surat ini, seperti hukum puasa, wasiat, larangan memakan...Hikmah al-tasyrî' falsafah hukum Islam dapat dibuktikan oleh akal sehat, karena hukum Islam mengandung [[49 ~ AL-HUJURAT KAMAR-KAMAR Pendahuluan Madaniyyah, 18 ayat ~ Surat ini dimulai dengan larangan...Selain itu, surat ini juga menjelaskan larangan bagi orang-orang Arab Badui untuk mengaku bahwa mereka...Kemudian dalam akhir surat ini dijelaskan larangan terhadap orang-orang yang menganggap bahwa mereka...Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mendahului Allah dan Rasul-Nya dalam menetapkan hukum...Jagalah diri kalian dari azab Allah dengan jalan menaati perintah-Nya. [[5 ~ AL-MA'IDAH HIDANGAN Pendahuluan Madaniyyah, 120 ayat ~ Surat al-Mâ'idah termasuk kelompok surat...Surat ini berisikan 120 ayat, dan merupakan surat yang terakhir kali turun....Dalam surat ini terdapat berbagai hukum mengenai kewajiban memenuhi janji secara umum, baik janji antara...Keharusan menerapkan hukum kitab suci yang diturunkan Allah, juga diterangkan dalam surat ini....Allah telah menghalalkan daging unta, sapi dan kambing, kecuali apa yang telah diharamkan-Nya. Surat ini adalah sebagian dari ayat-ayat Al-Kitab yang sempurna, yaitu ayat-ayat Al Quran yang [[8 ~ AL-ANFAL HARTA RAMPASAN PERANG Pendahuluan Madaniyyah, 75 ayat ~ Surat al-Anfâl diturunkan di...Dalam surat ini Allah memaparkan penjelasan sebagian hukum dan latar belakang perang....Dalam surat ini tampak dengan jelas perpaduan hukum dan hikmah Allah saat menuturkan secara rinci peristiwa...Surat al-Anfâl ditutup dengan uraian masalah yang berkaitan dengan perwalian antar sesama orang Mukmin...makar dan rencana jahat orang-orang musyrik untuk membunuh Rasulullah saw., Allah memerintahkan Rasul-Nya [[33 ~ AL-AHZAB PASUKAN GABUNGAN Pendahuluan Madaniyyah, 73 ayat ~ Surat al-Ahzâb diawali dengan perintah...Dalam surat ini pula al-Qur'ân memerintahkan istri-istri nabi untuk memperhatikan etika pribadi dengan...Selebihnya, surat al-Ahzâb juga mengangkat topik pembicaraan tentang hari kiamat dan peristiwa-peristiwa...Secara ringkas, sasaran terpenting yang ingin dicapai oleh surat al-Ahzâb, antara lain, adalah 1 Mengangkat...Allah Maha Meliputi-dengan ilmu-Nya-segala sesuatu; Mahabijaksana dalam perkataan dan perbuatan-Nya Thaa Siin Surat ini adalah ayat-ayat Al Quran, dan ayat-ayat Kitab yang menjelaskan, Demikianlah Allah menerangkan kepadamu ayat-ayat-Nya hukum-hukum-Nya supaya kamu memahaminya. deskripsi tentang sejumlah nikmat Allah yang diawali-setelah menyebut nama-Nya, yaitu al-Rahmân, Sang...Maha Pemurah-dengan menyebut nikmat Allah yang paling besar yaitu pengajaran al-Qur'ân....Pengulangan ayat seperti ini kita temukan pula pada beberapa surat lain dalam al-Qur'ân yang, tentunya...Al-Rahmân, Tuhan Yang Maha Pengasih....Dia mengajarkan al-Qur'ân kepada manusia dan memudahkan jalan untuk itu. deskripsi tentang sejumlah nikmat Allah yang diawali-setelah menyebut nama-Nya, yaitu al-Rahmân, Sang...Maha Pemurah-dengan menyebut nikmat Allah yang paling besar yaitu pengajaran al-Qur'ân....Pengulangan ayat seperti ini kita temukan pula pada beberapa surat lain dalam al-Qur'ân yang, tentunya...Al-Rahmân, Tuhan Yang Maha Pengasih....Dia mengajarkan al-Qur'ân kepada manusia dan memudahkan jalan untuk itu. Wahai Rasulullah, katakan kepada Ahl al-Kitâb, "Sesungguhnya kalian tidak beragama dengan benar kecuali...jika kalian menegakkan dan mengerjakan semua hukum-hukum Tawrât dan Injîl, serta beriman kepada al-Qur'ân...yang telah diwahyukan kepada Rasul-Nya agar dapat menjadi petunjuk bagi manusia....Yakinlah, wahai Muhammad, bahwa kebanyakan Ahl al-Kitâb akan terus bertambah zalim, ingkar dan keras...kepala terhadap al-Qur'ân disebabkan rasa iri dan dengki mereka. [[7 ~ AL-A'RAF TEMPAT TERTINGGI ANTARA SURGA DAN NERAKA1 Pendahuluan Makkiyyah, 206 ayat ~ Surat...Permulaan surat ini merupakan kelanjutan dari bagian akhir surat al-An'âm....Setelah pada bagian akhir surat al-An'âm itu dibicarakan tentang hewan ternak, awal surat al-A'râf mengandung...Seperti surat-surat yang lain, surat ini pun menyinggung perintah mengamati dan menghayati sistem yang...Selain itu, surat al-A'râf mengandung beberapa kisah. Kami telah menurunkan al-Qur'ân kepadamu, Muhammad, dengan benar mengandung dan menjelaskan segala kebenaran...Al-Qur'ân menjadi pedoman dalam memutuskan hukum di antara manusia....Tentukanlah hukum mereka-dengan berpedoman pada al-Qur'ân-dan jangan kamu membela orang-orang yang berkhianat Allah menurunkan bukti-bukti kuat yang menunjukkan kebenaran hukum-hukum-Nya....Dan Dia Mahaluas ilmu-Nya, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya....Dia Mahabijaksana pada setiap hukum yang ditetapkan dan setiap makhluk yang diciptakan-Nya....Semua ketentuan hukum dan semua ciptaan-Nya selalu sesuai dengan hikmah kebijaksanaan-Nya. [[18 ~ AL-KAHF GUA Pendahuluan Makkiyyah, 110 ayat ~ Surat al-Kahf termasuk kelompok surat Makkiyyah...Surat al-Kahf diawali dengan pujian pada Allah, sebagai ungkapan rasa syukur atas diturunkannya al-Qur'ân...Di antara ayat-ayat surat al-Kahf ada yang berisikan ancaman bagi orang-orang yang beranggapan bahwa...Selanjutnya, surat ini juga menuturkan kisah Ashhâb al-Kahf pemuda-pemuda beriman penghuni gua yang...Segala puji yang baik hanyalah hak Allah yang telah menurunkan al-Qur'ân kepada hamba-Nya, Muhammad. [[68 ~ AL-QALAM PENA Pendahuluan Makkiyyah, 52 ayat ~ Surat ini berisikan pembelaan terhadap Rasululah...kebun yang ceritanya dituturkan di dalam surat ini....Selain itu, surat ini berisi penolakan terhadap kepalsuan para pendusta yang menyandangkan sesuatu yang...Surat ini ditutup dengan keterangan tentang kemuliaan al-Qur'ân.]]...Nûn adalah salah satu huruf fonemis yang digunakan untuk memulai sebagian surat-surat al-Qur'ân sebagai Tidaklah mungkin Al Quran ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi Al Quran itu membenarkan kitab-kitab...yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya surat Makkiyyah....Surat yang terdiri atas 123 ayat ini dibuka dengan menyebutkan kemuliaan al-Qur'ân, tentang penyembahan...kepada-Nya.]]...Dengan huruf-huruf fonemis ini surat ini diawali untuk, pertama, mengisyaratkan bahwa al-Qur'ân-meskipun..., tidak ada kesalahan dan ketersamaran; langgamnya tersusun rapi tanpa cacat, terang dan jelas; dan hukum-hukumnya [[59 ~ AL-HASYR PENGUSIRAN Pendahuluan Madaniyyah, 24 ayat ~ Surat ini diawali dengan keterangan bahwa...Sebagian tanda keperkasaan dan kebijaksanaan-Nya itu adalah bencana yang terjadi pada Banû Nadlîr, salah...Setelah itu surat ini menyinggung masalah hukum fay', yaitu harta yang dirampas dari orang kafir tanpa...Akhirnya surat ini ditutup dengan keterangan tentang tingginya kedudukan dan pengaruh al-Qur'ân....dan yang mempunyai al-asmâ' al-husnâ nama-nama yang terbaik.]] merenungkan kitab Allah agar mengetahui alasan yang datang dari Allah mengapa mereka wajib menaati-Nya...Sesungguhnya al-Qur'ân ini benar-benar berasal dari Allah, karena keselarasan makna dan hukum yang dikandungnya...Ini adalah bukti yang kuat bahwa al-Qur'ân itu benar- benar berasal dari Allah....Kalau al-Qur'ân bukan berasal dari Allah tentu makna-maknanya akan saling bertentangan dan hukum-hukumnya Bahkan mereka mengatakan "Muhammad telah membuat-buat Al Quran itu", Katakanlah "Kalau demikian,...maka datangkanlah sepuluh surat-surat yang dibuat-buat yang menyamainya, dan panggillah orang-orang yang Kami laksanakan ketetapan Kami terhadap Banû Isrâ'îl yang telah Kami catat dalam al-Lawh al-Mahfûzh,...bahwa mereka akan membuat kerusakan di Bayt al-Maqdis sebanyak dua kali....Masing-masing ditandai dengan tersebarnya kezaliman, ditinggalkannya hukum-hukum Tawrât, dibunuhnya para SuratAl Hujurat Ayat 11 13 Rowansroom from rowawsroomboutique.blogspot.com. Tajwid surat al hujurat ayat 11 1 surat++al+maidah+ayat+74 2 ali imran 104 3 al baqarah ayat 1 4 ali imran 5 takabur 6 zakat 7 ali imran 59 8 sulaiman 9 kiamat 10 al ikhlas 11 hutang 12 shalat 13 muhammad 14 maryam+5 15 ali imran 130 16 ibnu majah 17 puasa 18 ibrahim 42 19 ibrahim 7 20 nyaman 21 maryam 22 hadits Kelas X SMAITmapel al-qur'ankategori tajwidkata kunci tajwid surat al-hujurat ayat 11Pembahasantajwid surat al-hujurat ayat 11يَا أَيُّهَا = mad jaiz munfasil karena ada mad thobi'i bertemu alif dalam 2 kataالَّذِينَ = idghom syamsiyah karena ada alif lam bertemu lamآمَنُوا = mad badal karena ada hamzah bertemu dengan mad yang berasal dari hamzah sukunلَا = mad thobi'i karena ada fathah diikuti alifقَوْمٌ = mad layyin karena ada wawu sukun didahului oleh fathahقَوْمٌ مِنْ = idghom mimi karena ada tanwin bertemu mimمِنْ قَوْمٍ = ikhfa' haqiqi karena ada nun sukun bertemu qofقَوْمٍ عَسَىٰ = idhar halqi karena ada tanwin bertemu 'ainأَنْ يَكُونُوا = idghom bighunnah karena ada nun sukun bertemu ya'خَيْرًا مِنْهُمْ = idghom bighunnah karena ada tanwin bertemu mimمِنْهُمْ = idhar halqi karena ada nun sukun bertemu ha'مِنْهُمْ وَ = idhar syafawi karena ada mim sukun bertemu wawuوَلَا = mad thobi'i karena ada fathah diikuti alifنِسَاءٌ = mad wajib muttasil karena ada mad thobi'i bertemu hamzah dalam satu kataنِسَاءٌ مِنْ = idghom bighunnah karena ada tanwin bertemu mimمِنْ نِسَاءٍ = idghom bighunnah karena ada nun mati bertemu nunنِسَاءٍ = mad thobi'i karena ada fathah diikuti alifنِسَاءٍ عَسَىٰ = idhar halqi karena ada tanwin bertemu 'ainأَنْ يَكُنَّ = idghom bighunnah karena ada nun mati bertemu ya'يَكُنَّ = ghunnah karena ada nun bertanda baca tasydidخَيْرًا مِنْهُنَّ = idghom bighunnah karena ada tanwin bertemu mimمِنْهُنَّ = idhar halqi karena ada nun mati bertemu ha'وَلَا = mad thobi'i karena ada fathah diikuti alifأَنْفُسَكُمْ = ihfa' haqiqi karena ada nun mati bertemu fa'أَنْفُسَكُمْ وَ = idhar syafawi karena ada mim sukun bertemu wawuتَنَابَزُوا = mad thobi'i karena ada fathah diikuti alifبِالْأَلْقَابِ = idhar qomariyah karena ada alif lam diikuti alifبِئْسَ الِاسْمُ = idhar qomariyah karena ada alif lam diikuti alifالْفُسُوقُ = idhar qomariyah karena ada alif lam diikuti fa'بَعْدَ الْإِيمَانِ = idhar qomariyah karena ada alif lam diikuti alifوَمَنْ لَمْ = idghom bila ghunnah karena ada nun mati diikuti lamلَمْ يَتُبْ = idhar syafawi karena ada mim mati bertemu ya'يَتُبْ = qolqolah sughro karena ada ba' sukunهُمُ الظَّالِمُونَ = idghom syamsiyah karena ada alif lam diikuti huruf dho', dan mad arid lis sukun karena ada mad thobi'i sebelom waqaf
Ourcourses are for kids and adults and we help our students take their lessons online Affordable 1-to-1 online Quran classes for adults and children of all ages Selain Al Quran online, di Tokopedia Salam terdapat berbagai macam fitur lainnya yang akan memudahkan kamu seperti donasi, zakat, jadwal sholat hingga perlengkapan ibadah More; The Chronological Analysis of the Quran The strategies

O believers! Do not let some ˹men˺ ridicule others, they may be better than them, nor let ˹some˺ women ridicule other women, they may be better than them. Do not defame one another, nor call each other by offensive nicknames. How evil it is to act rebelliously after having faith! And whoever does not repent, it is they who are the ˹true˺ wrongdoers.

UrduTafheem-ul-Quran PDF 001 Surah Al Fatihah According to various traditions, extraordinary components of the Qur'an are described to have a positive impact on a person in terms of negating and stopping the results of witchcraft, or for trendy properly-being and becoming a higher training Muslim Download Surah Yasin in Bangla - Quran Reading wishes you All a Very Happy and Blessed Ramadan
49. QS. Al-Hujurat Kamar-Kamar 18 ayat بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لَا تُقَدِّمُوۡا بَيۡنَ يَدَىِ اللّٰهِ وَرَسُوۡلِهٖ‌ وَ اتَّقُوا اللّٰهَ‌ؕ اِنَّ اللّٰهَ سَمِيۡعٌ عَلِيۡمٌ Yaa ayyuhal laziina aamanuu la tuqaddimuu baina yada yil laahi wa Rasuulihii wattaqul laah; innal laaha samii'un 'Aliim 1. Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لَا تَرۡفَعُوۡۤا اَصۡوَاتَكُمۡ فَوۡقَ صَوۡتِ النَّبِىِّ وَلَا تَجۡهَرُوۡا لَهٗ بِالۡقَوۡلِ كَجَهۡرِ بَعۡضِكُمۡ لِبَعۡضٍ اَنۡ تَحۡبَطَ اَعۡمَالُكُمۡ وَاَنۡـتُمۡ لَا تَشۡعُرُوۡنَ Yaa ayyuhal laziina aamanuu laa tarfa'uuu aswaatakum fawqa sawtin Nabiyi wa laa tajharuu lahuu bilqawli kajahri ba'dikum liba 'din an tahbata a 'maalukum wa antum laa tash'uruun 2. Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya suara sebagian kamu terhadap yang lain, nanti pahala segala amalmu bisa terhapus sedangkan kamu tidak menyadari. اِنَّ الَّذِيۡنَ يَغُضُّوۡنَ اَصۡوَاتَهُمۡ عِنۡدَ رَسُوۡلِ اللّٰهِ اُولٰٓٮِٕكَ الَّذِيۡنَ امۡتَحَنَ اللّٰهُ قُلُوۡبَهُمۡ لِلتَّقۡوٰى‌ؕ لَهُمۡ مَّغۡفِرَةٌ وَّاَجۡرٌ عَظِيۡمٌ Innal laziina yaghud duuna aswaatahum 'inda Rasuulil laahi ulaaa'ikal laziinam tah anal laahu quluubahum littaqwaa; lahum maghfiratunw waajrun 'aziim 3. Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah, mereka itulah orang-orang yang telah diuji hatinya oleh Allah untuk bertakwa. Mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar. اِنَّ الَّذِيۡنَ يُنَادُوۡنَكَ مِنۡ وَّرَآءِ الۡحُجُرٰتِ اَكۡثَرُهُمۡ لَا يَعۡقِلُوۡنَ Innal laziina yunaaduu naka minw waraaa'il hujuraati aksaruhum laa ya'qiluun 4. Sesungguhnya orang-orang yang memanggil engkau Muhammad dari luar kamarmu kebanyakan mereka tidak mengerti. وَلَوۡ اَنَّهُمۡ صَبَرُوۡا حَتّٰى تَخۡرُجَ اِلَيۡهِمۡ لَـكَانَ خَيۡرًا لَّهُمۡ‌ؕ وَاللّٰهُ غَفُوۡرٌ رَّحِيۡمٌ Wa law annahum sabaruu hatta takhruja ilaihim lakaana khairal lahum; wallaahu Ghafuurur Rahiim 5. Dan sekiranya mereka bersabar sampai engkau keluar menemui mereka, tentu akan lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡۤا اِنۡ جَآءَكُمۡ فَاسِقٌ ۢ بِنَبَاٍ فَتَبَيَّنُوۡۤا اَنۡ تُصِيۡبُوۡا قَوۡمًا ۢ بِجَهَالَةٍ فَتُصۡبِحُوۡا عَلٰى مَا فَعَلۡتُمۡ نٰدِمِيۡنَ Yaaa ayyuhal laziina aamanuu in jaaa'akum faasqum binaba in fatabaiyanuuu an tusiibuu qawmam bijahalatin fatusbihuu 'alaa maa fa'altum naadimiin 6. Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan kecerobohan, yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu. وَاعۡلَمُوۡۤا اَنَّ فِيۡكُمۡ رَسُوۡلَ اللّٰهِ‌ؕ لَوۡ يُطِيۡعُكُمۡ فِىۡ كَثِيۡرٍ مِّنَ الۡاَمۡرِ لَعَنِتُّمۡ وَ لٰـكِنَّ اللّٰهَ حَبَّبَ اِلَيۡكُمُ الۡاِيۡمَانَ وَزَيَّنَهٗ فِىۡ قُلُوۡبِكُمۡ وَكَرَّهَ اِلَيۡكُمُ الۡكُفۡرَ وَالۡفُسُوۡقَ وَالۡعِصۡيَانَ‌ؕ اُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الرّٰشِدُوۡنَۙ Wa'lamuuu anna fiikum Rasuulal laah; law yutii'ukum fii kasiirim minal amrila'anittum wa laakinnal laaha habbaba ilaikumul iimaana wa zaiyanahuu fii quluubikum wa karraha ilaikumul kufra walfusuuqa wal'isyaan; ulaaaika humur raashiduun 7. Dan ketahuilah olehmu bahwa di tengah-tengah kamu ada Rasulullah. Kalau dia menuruti kemauan kamu dalam banyak hal pasti kamu akan mendapatkan kesusahan. Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus, فَضۡلًا مِّنَ اللّٰهِ وَنِعۡمَةً ؕ وَاللّٰهُ عَلِيۡمٌ حَكِيۡمٌ Fadlam minal laahi wa ni'mah; wallaahu 'Aliimun Hakiim 8. sebagai karunia dan nikmat dari Allah. Dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana. وَاِنۡ طَآٮِٕفَتٰنِ مِنَ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ اقۡتَتَلُوۡا فَاَصۡلِحُوۡا بَيۡنَهُمَا‌ۚ فَاِنۡۢ بَغَتۡ اِحۡدٰٮهُمَا عَلَى الۡاُخۡرٰى فَقَاتِلُوا الَّتِىۡ تَبۡغِىۡ حَتّٰى تَفِىۡٓءَ اِلٰٓى اَمۡرِ اللّٰهِ ‌ۚ فَاِنۡ فَآءَتۡ فَاَصۡلِحُوۡا بَيۡنَهُمَا بِالۡعَدۡلِ وَاَقۡسِطُوۡا ؕ‌ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الۡمُقۡسِطِيۡنَ Wa in taaa'ifataani minal mu'miniinaq tataluu faaslihuu bainahumaa fa-im baghat ih daahumaa 'alal ukhraa faqootilul latii tabhii hattaa tafiii'a ilaaa amril laah; fa-in faaa't fa aslihuu bainahumaa bil'adli wa aqsituu innal laaha yuhibbul muqsitiin 9. Dan apabila ada dua golongan orang-orang mukmin berperang, maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari keduanya berbuat zhalim terhadap golongan yang lain, maka perangilah golongan yang berbuat zhalim itu, sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. Jika golongan itu telah kembali kepada perintah Allah, maka damaikanlah antara keduanya dengan adil, dan berlakulah adil. Sungguh, Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil. اِنَّمَا الۡمُؤۡمِنُوۡنَ اِخۡوَةٌ فَاَصۡلِحُوۡا بَيۡنَ اَخَوَيۡكُمۡ ‌ۚ‌وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُوۡنَ Innamal mu'minuuna ikhwatun fa aslihuu baina akhawaykum wattaqul laaha la'allakum tuhamuun 10. Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu yang berselisih dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat. يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لَا يَسۡخَرۡ قَوۡمٌ مِّنۡ قَوۡمٍ عَسٰٓى اَنۡ يَّكُوۡنُوۡا خَيۡرًا مِّنۡهُمۡ وَلَا نِسَآءٌ مِّنۡ نِّسَآءٍ عَسٰٓى اَنۡ يَّكُنَّ خَيۡرًا مِّنۡهُنَّ‌ۚ وَلَا تَلۡمِزُوۡۤا اَنۡفُسَكُمۡ وَلَا تَنَابَزُوۡا بِالۡاَلۡقَابِ‌ؕ بِئۡسَ الِاسۡمُ الۡفُسُوۡقُ بَعۡدَ الۡاِيۡمَانِ‌ ۚ وَمَنۡ لَّمۡ يَتُبۡ فَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوۡنَ Yaaa ayyuhal laziina aamanuu laa yaskhar qawmum min qawmin 'asaaa anyyakuunuu khairam minhum wa laa nisaaa'um min nisaaa'in 'Asaaa ay yakunna khairam minhunna wa laa talmizuuu bil alqoob; bi'sal ismul fusuuqu ba'dal iimaan; wa mal-lam yatub fa-ulaaa'ika h 11. Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain karena boleh jadi mereka yang diperolok-olokkan lebih baik dari mereka yang mengolok-olok dan jangan pula perempuan-perempuan mengolok-olokkan perempuan lain karena boleh jadi perempuan yang diperolok-olokkan lebih baik dari perempuan yang mengolok-olok. Janganlah kamu saling mencela satu sama lain dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah panggilan yang buruk fasik setelah beriman. Dan barangsiapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim. يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا اجۡتَنِبُوۡا كَثِيۡرًا مِّنَ الظَّنِّ اِنَّ بَعۡضَ الظَّنِّ اِثۡمٌ‌ۖ وَّلَا تَجَسَّسُوۡا وَلَا يَغۡتَبْ بَّعۡضُكُمۡ بَعۡضًا‌ ؕ اَ يُحِبُّ اَحَدُكُمۡ اَنۡ يَّاۡكُلَ لَحۡمَ اَخِيۡهِ مَيۡتًا فَكَرِهۡتُمُوۡهُ‌ ؕ وَاتَّقُوا اللّٰهَ‌ ؕ اِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيۡمٌ Yaaa ayyuhal laziina aamanuj tanibuu kasiiram minaz zanni inna ba'daz zanniismunw wa laa tajassasuu wa la yaghtab ba'dukum ba'daa; a yuhibbu ahadukum any yaakula lahma akhiihi maitan fakarih tumuuh; wattaqul laa; innal laaha tawwaabur Rahiim 12. Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang. يٰۤاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقۡنٰكُمۡ مِّنۡ ذَكَرٍ وَّاُنۡثٰى وَجَعَلۡنٰكُمۡ شُعُوۡبًا وَّقَبَآٮِٕلَ لِتَعَارَفُوۡا‌ ؕ اِنَّ اَكۡرَمَكُمۡ عِنۡدَ اللّٰهِ اَ تۡقٰٮكُمۡ‌ ؕ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيۡمٌ خَبِيۡرٌ Yaaa ayyuhan naasu innaa khalaqnaakum min zakarinw wa unsaa wa ja'alnaakum shu'uubanw wa qabaaa'ila lita'aarafuu inna akramakum 'indal laahi atqookum innal laaha 'Aliimun khabiir 13. Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti. قَالَتِ الۡاَعۡرَابُ اٰمَنَّا‌ ؕ قُلْ لَّمۡ تُؤۡمِنُوۡا وَلٰـكِنۡ قُوۡلُوۡۤا اَسۡلَمۡنَا وَلَمَّا يَدۡخُلِ الۡاِيۡمَانُ فِىۡ قُلُوۡبِكُمۡ‌ ۚ وَاِنۡ تُطِيۡعُوا اللّٰهَ وَرَسُوۡلَهٗ لَا يَلِتۡكُمۡ مِّنۡ اَعۡمَالِكُمۡ شَيۡـًٔــا‌ ؕ اِنَّ اللّٰهَ غَفُوۡرٌ رَّحِيۡمٌ Qoolatil-A 'raabu aamannaa qul lam tu'minuu wa laakin quuluuu aslamnaa wa lamma yadkhulil iimaanu fii quluubikum wa in tutii'ul laaha wa Rasuulahuu laa yalitkum min a'maalikum shai'aa; innal laaha Ghafuurur Rahiim 14. Orang-orang Arab Badui berkata, "Kami telah beriman." Katakanlah kepada mereka, "Kamu belum beriman, tetapi katakanlah Kami telah tunduk Islam,’ karena iman belum masuk ke dalam hatimu. Dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikit pun pahala amal perbuatanmu. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." اِنَّمَا الۡمُؤۡمِنُوۡنَ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا بِاللّٰهِ وَرَسُوۡلِهٖ ثُمَّ لَمۡ يَرۡتَابُوۡا وَجَاهَدُوۡا بِاَمۡوَالِهِمۡ وَاَنۡفُسِهِمۡ فِىۡ سَبِيۡلِ اللّٰهِ‌ ؕ اُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الصّٰدِقُوۡنَ Innamal muu'minuunal laziina aamanuu billaahi wa Rasuulihii summa lam yartaabuu wa jaahaduu biamwaalihim wa anfusihim fii sabiilil laah; ulaaaika humus saadiquun 15. Sesungguhnya orang-orang mukmin yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwanya di jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar. قُلۡ اَتُعَلِّمُوۡنَ اللّٰهَ بِدِيۡـنِكُمۡ ؕ وَاللّٰهُ يَعۡلَمُ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الۡاَرۡضِ‌ؕ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَىۡءٍ عَلِيۡمٌ Qul atu'allimuunal laaha bidiinikum wallaahu ya'lamu maa fis samaawaati wa maa fil ard; wallaahu bikulli shai'in 'Aliim 16. Katakanlah kepada mereka, "Apakah kamu akan memberitahukan kepada Allah tentang agamamu keyakinanmu, padahal Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." يَمُنُّوۡنَ عَلَيۡكَ اَنۡ اَسۡلَمُوۡا‌ ؕ قُلْ لَّا تَمُنُّوۡا عَلَىَّ اِسۡلَامَكُمۡ‌ ۚ بَلِ اللّٰهُ يَمُنُّ عَلَيۡكُمۡ اَنۡ هَدٰٮكُمۡ لِلۡاِيۡمَانِ اِنۡ كُنۡـتُمۡ صٰدِقِيۡنَ Yamunnuuna 'alaika an aslamuu qul laa tamunnuu 'alaiya Islaamakum balillaahu yamunnu 'alaikum an hadaakum lil iimaani in kuntum saadiqiin 17. Mereka merasa berjasa kepadamu dengan keislaman mereka. Katakanlah, "Janganlah kamu merasa berjasa kepadaku dengan keislamanmu, sebenarnya Allah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjukkan kamu kepada keimanan, jika kamu orang yang benar." اِنَّ اللّٰهَ يَعۡلَمُ غَيۡبَ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ‌ؕ وَاللّٰهُ بَصِيۡرٌۢ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ Innal laaha ya'lamu ghaibas samaawaati wal ard; wallaahu basiirum bimaa ta'maluun 18. Sungguh, Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan di bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
Baiklahsupaya tidak terlalu panjang berikut pembahasan tajwid surat al. Masrozakdocom membahas tajwid ayat tertentu, kali ini ayat yang dibahas adalah tajwid surat al hujurat ayat 12. Pengajaran Surah Al Hujurat Ayat 11 Pembahasan sebelumnya silahkan bisa disimak pembagian hukum dalam islam selain itu silahkan bisa disimak juga pembahasan tajwid sebelumnya tajwid surat al ahjab
403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID iG7cAAlv_dArF8RFE1hUx-2HXoWjCQ3f2k6DAImeB02UjTkUuEIs5Q== 11 Mad arid lissukun karena huruf mad jatuh sebelum huruf yang diwaqaf. Cara membacanya dipanjangkan 2 sampai 6 harakat. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa Surat Al Hujurat ayat 10 ini ada beberapa hukum tajwid yang harus diperhatikan baik dalam cara membacanya maupun panjang pendeknya huruf. Wallahu A'lam.
Syariat tajwid di pertinggal Al Hujurat ayat 11 antara lain Mad jaiz munfashil, Mad badal, Idgham bighunnah, Ikhfa, Qolqolah, Alif lam qomariyah, dsb. Assalaamu’alaikum, Hallo Sobat pada artikel ini akan diuraikan hukum tajwid manuskrip Al Hujurat ayat 11. “Janganlah tukar mengolok-olok diantara sesama, karena barangkali yang diolok-olok lebih baik daripada yang mengolok-olok.” Itulah isi kandungan dari piagam Al Hujurat ayat 11. اَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰۤى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَآءٌ مِّنْ نِّسَآءٍ عَسٰۤى اَنْ يَّكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۚ وَلَا تَلْمِزُوْۤا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَا بَزُوْا بِا لْاَ لْقَا بِ ۗ بِئْسَ الِا سْمُ الْفُسُوْقُ بَعْدَ الْاِ يْمَا نِ ۚ وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُ ولٰٓئِكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ yaaa ayyuhallaziina aamanuu laa yaskhor qoumum ming qoumin asaaa ay yakuunuu khoirom min-hum wa laa nisaaa-um min nisaaa-in asaaa ay yakunna khoirom min-hunn, wa laa talmizuuu angfusakum wa laa tanaabazuu bil-alqoob, bi-sa lismul-fusuuqu ba’dal-iimaan, wa gana lam yatub fa ulaaa-ika humuzh-zhoolimuun “Wahai cucu adam-turunan yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kabilah yang lain, karena bisa jadi mereka yang diolok-olokkan makin baik dari mereka yang mengolok-olok, dan jangan lagi perempuan-putri mengolok-olokkan cewek enggak, karena boleh bintang sartan perempuan nan diolok-olokkan makin baik dari kuntum yang mengolok-olok. Janganlah sira tukar mencela suatu selevel bukan, dan janganlah ganti memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah panggilan nan buruk fasik pasca- berkeyakinan. Dan barang siapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-basyar nan zalim.”QS. Al-Hujurat 49 Ayat 11. tajwid-surat-al-hujurat-ayat-11 Mad jaiz munfashil يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ Tajwid sreg kata diatas yakni Mad jaiz munfashil, sebab mad ashli menghadapi hamzah pada kata yang enggak. Tangga mad jaiz munfashil antara 2-5 harakat. Mad thabi’i, sebab hurur ya mati setelah kasrah. Panjang mad thabi’i adalah 1 alif 2 harakat. Mad badal اٰمَنُوْا Tajwid sreg kata diatas ialah Mad perwakilan, sebab Hamzah menghadapi leter mad. Panjang mad badal adalah 1 alif. Mad thabi’i, sebab wawu tenang setelah dlommah. لَا يَسْخَرْ Tajwid diatas yaitu mad thabi’i, sebab alif mati sehabis fathah. Idgham bighunnah قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰۤى اَنْ يَّكُوْنُوْا Tajwid pada kalimat diatas yakni Lambang bunyi lin, sebab wawu senyap setelah fathah. Idgham bighunnah, sebab tanwin dlommah menghadapi leter mim dan nun senyap menghadapi huruf ya. Ikhfa, sebab nun mati menghadapi abc Qaf. Idzhar halqi, sebab tanwin kasrah menghadapi huruf Ain. Mad jaiz munfashil, sebab mad ashli menghadapi hamzah pada lain alas kata. Mad thabi’i, sebab wawu mati sehabis dlommah. Aksara lin خَيْرًا مِّنْهُمْ Tajwid pada pembukaan diatas yaitu Huruf reben, sebab huruf ya mati setelah fathah. Idgham bighunnah, sebab tanwin fathah menghadapi huruf mim. Idzhar halqi, sebab nun hening menghadapi huruf HA. Mad terbiasa muttashil وَلَا نِسَآءٌ مِّنْ نِّسَآءٍ Tajwid pada kalimat diatas adalah Mad thabi’i, sebab huruf Alif ranah setelah fathah. Mad wajib muttashil, sebab mad thabi’i menghadapi Hamzah dalam 1 kata. Tataran mad terlazim muttashil adalah 5 harakat. Idgham bighunnah, sebab tanwin dlommah menghadapi huruf mim dan nun senyap menghadapi abc nun. Ghunnah عَسٰۤى اَنْ يَّكُنَّ Tajwid pada kata diatas adalah Mad jaiz munfashil, sebab mad ashli menghadapi huruf Hamzah pada tak pembukaan. Idgham bighunnah, sebab nun mati menghadapi abc Ya. Ghunnah, sebab abjad Nun ditasydid. خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۚ Tajwid lega pembukaan diatas adalah Lambang bunyi tali tap, sebab huruf Ya mati sehabis fathah. Idgham bighunnah, sebab tanwin fathah menghadapi huruf mim. Idzhar halqi, sebab nun mati menghadapi huruf Ha. Ghunnah, sebab huruf nun ditasydid. Ikhfa وَلَا تَلْمِزُوْۤا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَا بَزُوْا Tajwid plong kalimat diatas yaitu Mad thabi’i, sebab alif lengang selepas fathah dan wawu senyap setelah dlommah. Mad jaiz munfashil, sebab mad thabi’i menghadapi hamzah plong lain kata. Ikhfa, sebab nun sirep menghadapi huruf Fa. Idzhar syafawi, sebab mim mati menghadapi aksara wawu. Qolqolah kubra بِا لْاَ لْقَا بِ ۗ Tajwid puas introduksi diatas yakni Alif lam qomariyah, sebab alif lam menghadapi huruf hamzah. Mad aridl lissukun bila waqaf, sebab mad thabi’i menghadapi huruf hidup lalu dibaca waqaf. Panjang mad aridl lissukun antara 2-6 harakat. Qolqolah kubra bila waqaf, sebab leter Qolqolah Ba sukun karena diwaqafkan. Naql بِئْسَ الِا سْمُ Tajwid pada kata diatas adalah NAQL artinya memindahkan. Menurut Istilah Naql adalah memindahkan harakat suatu huruf pada abc lainnya dalam tuturan lain garitan. Prinsip mendaras Naql di surat Al Hujurat ayat 11 yaitu harakat kasrah lega hamzah dipindahkan kepada huruf lam pada alif lam yang antap, sehingga lambang bunyi lam tersebut menjadi hidup dan berharakat kasrah. Sementara itu hamzah enggak berharakat lagi, lain dibaca atau ditiadakan. Bintang sartan dibaca Bi’salismu. Internal Al Quran hukum Naql menurut Padri Ashim riwayat Hafs ada sreg suatu tempat, yakni di Surat Al Hujurat ayat 11. الْفُسُوْقُ Tajwid pada kata diatas adalah Alif lam qomariyah, sebab alif lam menghadapi huruf Fa. Mad thabi’i, sebab aksara wawu sepi pasca- dlommah. بَعْدَ الْاِ يْمَا نِ ۚ Tajwid pada introduksi diatas yakni Alif lam qomariyah, sebab alif lam menghadapi huruf hamzah. Mad thabi’i, sebab huruf ya sepi setelah kasrah dan alif mati pasca- fathah. Idgham bila ghunnah وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ Tajwid pada kalimat diatas yakni Idgham bila ghunnah, sebab nun mati menghadapi huruf lam. Idzhar syafawi, sebab mim sukun menghadapi huruf ya. Qolqolah sughra, sebab huruf Ba sukun asli. فَاُ ولٰٓئِكَ Tajwid diatas adalah mad wajib muttashil, sebab mad ashli menghadapi hamzah n domestik 1 kata. Mad aridl lissukun هُمُ الظّٰلِمُوْنَ Tajwid pada prolog diatas ialah Alif lam syamsiyah, sebab alif lam menghadapi huruf Zho. Mad aridl lissukun, sebab mad thabi’i menghadapi abjad hidup lalu dibaca waqaf. Demikianlah uraian hukum tajwid surat Al Hujurat ayat 11, seharusnya bermanfaat.
Bacaayat Al-Quran, Tafsir, dan Konten Islami Bahasa Indonesia surat+al+anbiya 61 Quran 62 An-nur ayat 43 63 Tafsir+Sunan+ibnu+majah+no+987 64 rayap 65 surat al lukman ayat 14 66 yunus 58 67 ilmu 68 al hujurat ayat 13 69 luqman 70 Al-Baqarah ayat 72 71 an nisa ayat 19 72 nafsu 73 Hasil pencarian tentang tajwid+surat+al+a'arab+ayat+57 Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokaatuh Alhamdulillah bisa bejumpa kembali dalam pembahasan tajwid. Kali ini tajwid yang akan saya bahas adalah tajwid surat Al Hujurat ayat 11. Silahkan simak juga pembahasan tajwid ayat sebelumnya Tajwid Surat Al Hujurat Ayat 10 dan Yang lainnya tajwid Surat Al Hujurat Ayat 12. Baiklah supaya tidak terlalu lama mari kita mulai dengan menyimak bacaan ayat dan terjemahannya berikut ini. Surat Al Hujurat Ayat 11 Terjemahannya Wahai Orang - Orang Yang Beriman! janganlah suatu kaum mengolok - olok kaum yang lain, karena boleh jadi mereka yang di olok - olokkan lebih baik dari mereka yang mengolok- olok, dan jangan pula perempuan - perempuan mengolok - olok perempuan yang lain, karena boleh jadi perempuan yang di olok - olokan lebih baik dari perempuan yang mengolok - olok. Janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan gelar - gelar yang buruk. Seburuk - buruk panggilan adalah panggilan yang buruk fasik setelah beriman. dan barang siapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang - orang yang zalim. Tajwid Surat Al Hujurat Ayat 11 Baiklah setelah menyimak ayat dan terjemahnya berikut adalah pembahasan tajwidnya. 1. Ayat yang diberikan tanda garis warna hijau tajwidnya adalah mad jaiz mungfasil 2. Ayat yang diberikan tanda garis warna ungu tajwidnya adalah mad thabi'i 3. Ayat yang diberikan tanda garis warna kuning tajwidnya adalah mad badal 4. Ayat yang diberikan tanda garis warna merah tajwidnya adalah mad layin atau harfulin atau mad lin 5. Ayat yang diberikan tanda garis warna merah muda tajwidnya adalah idgham bigunnah 6. Ayat yang diberikan tanda kotak warna hijau tajwidnya adalah ikhfa hakiki 7. Ayat yang diberikan tanda garis warna coklat tajwidnya adalah idhar khalqi 8. Ayat yang diberikan tanda lingkaran warna coklat tajwidnya adalah idhar safawi 9. Ayat yang diberikan tanda garis warna biru tajwidnya adalah mad wajib muttasil 10. Ayat yang diberikan tanda garis warna hitam tajwidnya adalah idgham mutamasilen 11. Ayat yang diberikan tanda lingakaran warna merah muda tajwidnya adalah gunnah musyadaddah 12. Ayat yang diberikan tanda lingkaran warna kuning tajwidnya adalah alif lam qamariah / idhar komariah 13. Ayat yang diberikan tanda lingkaran warna biru tajwidnya adalah qalqalag kubra wakaf atau berhenti 14. Ayat yang diberikan tanda segi tiga warna ungu tajwidnya adalah apabila lanjut pada kata maa itu madthabi'i apabia waqaf atau berhenti mad aridlisukun. 15. Ayat yang diberikan tanda garis warna oranye/jingga tajwidnya adalah idgham bilagunnah 16. Ayat yang diberikan tanda lingkaran warna merah pertama tajwidnya adalah qalqalah sugra karena berada di tengah kalimat 17. Ayat yang diberikan tanda lingkaran warna oranye tajwidnya adalah alif lam syamsiyah / idhar syamsiyah 18. Ayat yang diberikan tanda lingkaran warna merah kedua pada akhir ayat tajwidnya adalah mad arid lisukun Baiklah itulah pembahasan tawjid yang bisa saya sampaikan. Kurang lebihnya mohon dimaafkan dan silahkan boleh berkomentar atau di bagikan jika bermanfaat. Silahkan simak juga pembahasan tajwid melalui vidio berikut ini Demikian yang bisa saya sampaikan, semoag beranfaat Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokaatuh nuduRm.
  • 97svf9twot.pages.dev/71
  • 97svf9twot.pages.dev/33
  • 97svf9twot.pages.dev/179
  • 97svf9twot.pages.dev/406
  • 97svf9twot.pages.dev/482
  • 97svf9twot.pages.dev/65
  • 97svf9twot.pages.dev/73
  • 97svf9twot.pages.dev/286
  • tajwid surat al hujurat ayat 11